Dasar-dasar periklanan

Hello everyone 🙂
Dalam blog ini, saya akan bercuap-cuap mengenai kuliah Dasar-dasar Periklanan yang saya dapatkan setiap minggunya. Posting pertama ini mari kita mulai dengan perkenalan. Di semester tiga ini, saya mengambil mata kuliah Dasar-dasar Periklanan yang memang sudah termasuk dalam satu paket semester. Dosen mata kuliah ini adalah Bapak Santo Tjhin, S.Si. MM. CHt. CCH. MCHt.

Kuliah pertama dan ketiga (well, kuliah kedua ngga ada karena berpas-pasan dengan libur Idul Fitri) membahas tentang periklanan. Let’s study ;D

PERIKLANAN

Periklanan merupakan profesi tertua di dunia. Salah satu penyebab adanya periklanan adalah karena prostitusi juga butuh beriklan. Secara luas, periklanan adalah segala upaya yang dilakukan penyedia barang atau jasa untuk mengkomunikasikan tentang barang atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat luas.

Proses periklanan :
Penyedia barang atau jasa —> PERIKLANAN —> Pengguna barang atau jasa.
Proses periklanan merupakan sebuah proses sederhana penyampaian pesan atau komunikasi antara produsen dan pengguna. Simple like that 🙂

Akan tetapi seiring perkembangan waktu, proses komunikasi itu menjadi semakin rumit dengan munculnya merk, segmentasi, targeting, positioning, pengelompokan konsumen, ekuitas merk, kesadaran merk, citra sebuah merk, identitas produk.

Peran Periklanan :
– Membangun hubungan mesra antara merk (brand) dan konsumen
– Karena produsen dan konsumen tidak berbicara dengan bahasa yang sama, maka keduanya tidak saling mengerti. Periklanan memiliki peran sebagai ‘penerjemah’ sehingga semakin memudahkan produsen ‘berbicara’ kepada konsumennya.
-Tidak sekedar mengkomunikasikan alasan rasional bagi konsumen untuk membelanjakan uangnya

Periklanan membentuk sebuah simpati antara produsen dan konsumen sehingga seiring dengan berjalannya waktu, menjadi sebuah aset paling berharga yang dapat dimiliki oleh produsen.

Apa saja yang dapat dilakukan oleh periklanan ?
– Menciptakan dan membangun identitas merk (brand personality), serta mempengaruhi persepsi konsumen
– Periklanan dapat menciptakan :
* Kesadaran merk
* Arti dari sebuah merk
* Pengharapan akan sebuah merk
* Identitas merk
* Bayangan dari sebuah merk
– Memberikan nilai lebih dari sebuah produk
– Memberikan ‘nyawa’ bagi sebuah produk

Prinsip-prinsip penting tentang periklanan :
– Iklan yang baik menghargai perhatian konsumen karena dibuat dengan ide-ide yang bagus.
– Tanggapan konsumen adalah titik awal dalam merencanakan dan menciptakan iklan.
– Periklanan bukan semata-mata mengirimkan pesan kepada konsumen, namun menciptakan rangsangan yang tepat dan meninggalkan tanggapan atau respon yang diinginkan.
– Periklanan hanya bisa dibuat khusus untuk satu macam produk atau jasa saja.

Kunci berhasilnya sebuah komunikasi :
– Rencanakan sebuah komunikasi brand yang efektif.
Tak akan tercapai tanpa pemahaman produk dan brand yang baik.
– Memahami dengan lebih baik bagaimana perilaku setiap orang dalam berkomunikasi.
Tak akan tercapai tanpa pemahaman konsumen yang baik.
– Ciptakan ide yang cukup besar untuk bekerja dengan baik di setiap saluran komunikasi.

Latar belakang periklanan :
– Periklanan mulai berkembang pada abad ke-17 dengan diterbitkannya media surat kabar mingguan di Eropa. Pada abad ke-19 muncul bentuk format iklan mini. Kemudian pada tahun 1844 terbentuk agency periklanan pertama oleh Volney Palmer di Boston. Dan pada tahun 1875, N.W.Ayer & Son (Philadelphia) membentuk agency dengan pelayanan penuh kepada konsumen.

Dan ternyata periklanan mempengaruhi hidup kita.

Written by : Epricilia – 915100205
***

Advertisements

2 thoughts on “Dasar-dasar periklanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s