Still About Advertising

Hello guys, hari ini (16/9) adalah kuliah ketiga saya dalam mata kuliah Dasar-dasar Periklanan. Masih melanjutkan materi minggu sebelumnya, maka dari itu saya akan memulai posting hari ini dari periklanan.

Periklanan adalah komunikasi komersial dan non-personal tentang sebuah organisasi dan produk. Produknya yang ditransmisikan ke suatu khalayak target melalui media bersifat massal.
Contoh media periklanan : televisi, radio, koran, majalah, direct mail, reklame luar ruang.

Ruang lingkup media periklanan terdiri atas :
– Above the line media : media lini atas, bisa sampai ke luar. Misalnya antar negara.
– Below the line media : media lini bawah, masih dalam satu wilayah tertentu. Misalnya dalam lingkup Jabodetabek.

Periklanan merupakan bagian kecil dari ilmu pemasaran.

Contoh kasus :
Colgate-Palmolive India Limited, ingin merebut pasar iklan di pedesaan India dari tahun 1996 hingga tahun 2003 sebesar 30%. Colgate mengalami hambatan dalam mengiklankan produk karena 1/2 penduduk India buta huruf dan hanya 1/3 yang mempunyai televisi. Colgate mengganti teknik komersial iklan dengan teknik informersial iklan. Teknik informersial iklan Colgate dilakukan dengan cara : membawa mobil video ke pedesaan, lalu menayangkan selama 30 menit iklan Colgate (kayak layar tancap). Sesuai survei data Colgate Palmolive, kurangnya 15% penduduk India pengguna pasta gigi, sisanya masih menggunakan bubuk arang atau tanaman untuk menggosok gigi. Para sales Colgate Palmolive mengajak penduduk sekitar untuk menyaksikan tayangan 30 menit iklan Colgate pada mobil video, beserta mendemonstrasikan cara penggunaan pasta gigi kepada para penduduk dan mereka diberikan sample secara gratis untuk dicoba.

DEFINISI PERIKLANAN

* AMA (American Marketing Association)
Peiklanan adalah bentuk presentasi yang dibayar dari non personal dan promosi gagasan, barang-barang atau jasa dari sponsor yang jelas – Any paid form of non personal presentation and promotion of ideas, goods or service by an identified sponsor.

* Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (Indonesian Association of Advertising Agencies)
Periklanan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk disampaikan melalui suatu media, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat.

DEFINISI PEMASARAN

* AMA (American Marketing Association)
Pemasaran adalah proses perancangan dan pelaksanaan konsepsi, penentuan harga, promosi, dan distribusi gagasan, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan individu (konsumen) dan tujuan organisasi.

* Philip Kothler
Pemasaran adalah suatu proses sosial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya.

* H. Nitsrom
Pemasaran adalah suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.

Hubungan antara Periklanan dan Pemasaran

Pemasaran bukan hanya penjualan produk tetapi membujuk konsumen untuk memilih satu produk ketimbang produk lainnya.

Tiga unsur pendukung konsep pemasaran :
1. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen (Contoh: fasilitas mobile banking M-BCA di setiap hampir kartu GSM ponsel).
2. Mengupayakan koordinasi pemasaran di seluruh organisasi (unsur penelitian dan pengembangan, keuangan, manufaktur dan lain-lainnya turut mendukung pemasaran).
3. Pencapaian tujuan jangka panjang mempertahankan unsur produk (Contoh: Coca cola selalu mempertahankan image di benak konsumen sebagai produk minuman cola nomor satu di dunia).

Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Marketing mix lebih dikenal dengan istilah 4P yang berkaitan dengan periklanan sebagai salah satu komponen pemasaran.
Marketing mix terdiri dari :

1. Product (Barang atau Jasa)
Barang atau jasa yang ditawarkan pada pasar untuk dikonsumsi oleh konsumen. Perencanaan, pengembangan, pengolahan produk termasuk di dalamnya untuk mengembangkan pemasaran hidup produk tersebut.

– Perencanaan adalah suatu produk harus dilakukan, di antaranya bagaimana dan seperti apa produk yang akan ditampilkan ? Bagaimana ukuran dan warnanya ? Bagaimana bentuk pembungkusnya ? (Packaging)

– Pengembangan adalah suatu produk berupa desain packaging serta menentukan merek (brand) yang sesuai dengan citra produknya.

– Pengolahan adalah suatu produk berupa penggunaan dan pengerjaan barang yang menggunakan kualitas tertentu sesuai dengan permintaan pasar.

Marketing mix —> Bentuk dan fungsi suatu produk mempengaruhi nilai beli sebuah produk. Produk adalah tujuan dari produk dan alasan bagi marketing.

2. Price (Harga)
Harga menduduki tempat yang penting karena akan menentukan penerimaan perusahaan.
Hendaknya setiap perusahaan dapat menetapkan harga yang paling tepat, dalam artian yang dapat memberikan keuntungan paling baik, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang.
Harga produk sudah harus mencakup biaya produksi, distribusi, promosi, dan laba perusahaan.
Harga dapat mendukung citra sebuah produk untuk merebut hati konsumen.
Penentuan harga murah, secara psikologis menentukan bahwa produk tersebut mudah untuk didapatkan dimana saja dalam jumlah yang cukup besar.

3. Place (Tempat atau Distribusi)
Place merupakan upaya agar produk yang ditawarkan berada pada tempat dan waktu yang tepat sesuai dengan kebutuhan konsumen dengan biaya yang wajar.

Beberapa unsur yang perlu diperhatikan adalah :
– Saluran distribusi
– Jangkauan distribusi
– Penyediaan barang
– Lokasi dan transportasi

Sebagian besar produsen tidak langsung menjual produknya ke konsumen. Mereka menggunakan perantara. Alasan yang melatar belakangi digunakannya perantara yaitu :
– Banyak produsen kekurangan sumber daya finansial untuk menjalankan pemasaran langsung.
– Dalam beberapa kasus pemasaran langsung memang tidak layak.
– Produsen ada kalanya sering mendapat pengembalian yang lebih besar atas produk yang dijual sendiri.

4. Promotion (Promosi, Communication, and Marketing)
Promosi merupakan salah satu variabel yang penting dalam pemasaran, yang merupakan suatu proses yang berlanjut. Promosi membantu pihak-pihak yang terlibat dalam pemasaran untuk memperbaiki hubungan antara pemasar dan konsumen.

Bauran Promosi (Promotion Mix)

DEFINISI PROMOSI

* Philip Kothler
Promosi merupakan informasi atau persuasi atau arah yang dibuat untuk mengarahkan seorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dan pemasaran.

Untuk melaksanakan promosi biasanya dapat dilakukan melalui 4 kegiatan atau komponen promosi (promotion mix) yaitu :
– Advertising (Periklanan) : bentuk presentasi dan promosi non pribadi tentang ide, barang maupun jasa yang dibayar oleh sponsor untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

– Personal Selling (Penjualan pribadi) : bentuk presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli untuk mempengaruhi sikap konsumen agar terjadi kegiatan penjualan.

– Publicity (Publikasi) : bentuk pendorong permintaan secara non pribadi untuk suatu produk, jasa maupun ide dengan menggunakan berita komersial di dalam media massa. Publikasi ini biasanya sponsor tidak dibebani sejumlah biaya tertentu secara langsung.

– Sales Promotion (Promosi Penjualan) : kegiatan pemasaran selain personal selling, periklanan dan publikasi yang digunakan untuk mendorong pembelian oleh konsumen maupun untuk mengefektifkan kegiatan para pengecer, kegiatan-kegiatan ini dapat berupa peragaan, demonstrasi, pertunjukan, dsb.

Besarnya dana yang tersedia merupakan faktor penting yang mempengaruhi promotional mix. Perusahaan yang mempunyai dana besar jauh lebih leluasa berpromosi dibandingkan dengan perusahaan yang mempunyai dana sedikit. Untuk itu lebih cocok menggunakan personal selling bagi perusahaan yang minim dananya.

Tambahan 2P yang termasuk dalam bauran pemasaran :
5. Public Relation
Public relation adalah cara untuk menyampaikan atau mengkomunikasikan kepada khalayak ramai tentang perkembangan perusahaan. Perbedaan dengan marketing, marketing lebih mengkomunikasikan tentang produk, sedangkan Public relation lebih ke perusahaan. Public relation disebut juga hubungan masyarakat.

6. Power
Power adalah kekuatan dari perusahaan tersebut. Misalnya adalah Sour Sally, pada awal perusahaan menghasilkan dan mendistribusikan produk, masyarakat begitu antusias untuk membeli. Namun seiring perkembangan zaman, masyarakat mulai bosan dan perusahaan tidak memiliki power. Apabila perusahaan tidak memiliki power, maka lama kelamaan akan menjadi bangkrut. Bicara soal power, harus bicara tentang biaya. Apabila Sour Sally tidak ingin bangkrut, setidaknya perusahaan harus membuat iklan kembali untuk meningkatkan citra produk dan menunjang perusahaan untuk menjadi lebih baik lagi.

Written by : Epricilia – 915100205.
16 September 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s